Dingin

Angin bertiup membawa kabar
Matahari akan terbenam di timur
Bersama air berhenti mengalir di sungai
Api-api padam ketakutan
Aku tak terkejut, apalagi bersedih
Tak lama lagi tubuh ini merasakan yang sama
Dingin dan haus akan hidup
Akan aku tenggak racun dari cawan yang sama
Yang sekali membuatku mabuk dan berdosa
Yang sekali lagi membuat darahku menghitam
Semua burung akan bersorak karena penantian mereka akan berakhir
Dagingku akan disobek, dicabik, terlepas dari putihnya belulang
Tapi aku harus membuat mereka terpana dengan hitam dalam darahku
Saat mata mereka membelalak baru tersadar
Setiap yang menikmati dagingku akan menemaniku
Mati bersamaku, membawa dosa-dosaku dan dosa-dosa mereka
ke tempat yang lebih dingin dari dunia ini
Ditulis di Jakarta, Indonesia pada tanggal 30 September 2012